Tampilkan postingan dengan label Handphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Handphone. Tampilkan semua postingan

Tip dan Trik Blackberry


Blackberry saat ini sudah bukan barang langka lagi, dengan fitur dan aplikasi yang lengkap menjadikan smartphone ini semakin digemari oleh para penikmat ponsel-ponsel canggih.

Nah, bagi Anda yang sudah menggunakan Blackberry sebagai perangkat komunikasi dan multimedia Anda, tidak ada salahnya Anda mencoba menggunakan perintah kode-kode yang bisa Anda gunakan untuk mengecek berbagai macam fitur yang ada dalam smartphone ini

Berikut kode-kode perintah rahasia yang bisa digunakan:


ALT + N M L L = mengetahui kapasitas sinyal bar
ALT + V A L D = verifikasi Address Book
ALT + R B L D = merombak Address Book
ALT + R B V = melihat source code dalam Webpage
ALT + left Shift + press H = mengetahui info teknis yang ada dalam Blackberry
* # 0 6 # = mengetahui IMEI yang ada pada Blackberry
ALT + Right Shift + Delete = mengetahui simulasi kapasitas baterai sudah full
ALT + L G L G = mengetahui log yang sudah dilakukan dalam Blackberry
ALT + NUM / Aa / Cap + H = mengetahui Akses Informasi PIN – IMEI – Vendor ID – Free Memory – Versi OS
M E P D pada Sim Card = mengecek status Blackberry locked atau unlocked
ALT + Cap / Aa Right + DEL = merestart Blackberry yang sedang nge-hang

Cara Root Samsung Galaxy Y GSM/CDMA


Yang merasa awam dengan Android pasti bertanya-tanya ” apa itu root? “. Intinya, root adalah memberikan akses penuh kepada para pengguna untuk masuk ke dalam sistem Android, baik itu untuk menghapus atau pun melakukan modifikasi. Lantas apa kah Gadget yang baru pertama kali Anda beli sudah di root Android-nya?. Tentu saja belum, hal ini berupaya untuk menghindari berbagai kemungkinan dari para pengguna awam dan aplikasi yang membutuhkan hak akses penuh.


Sayangnya terdapat berbagai kelemahan dari penggunaan ini. Tapi keuntungan yang bisa di dapat dari root juga ada, sehingga kadang menjadi keraguan seseorang untuk melakukan root itu sendiri. Apakah root itu perlu ?
Kekurangan dari root :
  • Root dapat di lakukan dalam tempo kurang dari 5 menit, dan hal itu akan menghilangkan Garasi Android Smartphone yang Anda miliki.
  • Aplikasi dapat masuk ke dalam sistem utama, hal ini termasuk kepada beragam aplikasi termasuk virus sekalipun! Hal tersebut memungkinkan aplikasi jahat untuk meng-akses data-data penting Anda.
Kelebihan dari root :
  • Ada aplikasi khusus yang memang membutuhkan akses root untuk berjalan (akan di jelaskan nanti).
  • Seperti hackintOS pada sistem MAC, dengan root Anda dapat meningkatkan performa Android Anda seperti modifikasi font, wallpaper default, atau pun nada dering bawaan.
  • Aplikasi bawaan dari pabrikan bisa Anda hapus atau Anda pindahkan dari Memory Internal ke SD Card. Pada contoh ponsel Samsung Galaxy Y ada aplikasi dari pabrikan seperti Chat On, Social Hub, Youtube, dan lain sebagainya.
  • Beberapa aplikasi membutuhkan Flash Player untuk di jalankan, dengan root Anda bisa meng-install Flash Player ke Android Anda. Khusus trik ini pernah penulis bahas disini
Dari sedikit penjelasan di atas, mungkin Anda bisa mempertimbangkan apakah Anda akan me-root Android Anda atau tidak. Kemudian dalam me-root juga tidak membutuhkan langkah yang panjang, pada contoh tutorial kali ini penulis mencoba root Android di Samsung Galaxy Y GSM atau pun CDMA. Android yang di root adalah versi Gingerbread yang sudah di Upgrade ke 2.3.6.
Langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Download File Update.zip disini  atau disini (password: blog.fastncheap.com) dan Save di SD Card Anda.
  2. Matikan Ponsel Anda.
  3. Tekan tombol home + volume up + power secara bersamaan (lihat gambar).
  4. Kemudian ponsel akan hidup dan masuk ke dalam sistem Recovery, pilih Apply update from sdcard. Dalam sistem ini touch screen tak akan berfungsi, jadi gerakkan dengan volume up/down untuk atas dan ke bawahtombol home untuk memilih.
  5. Pilih file Update.zip, biarkan proses Instalasi berlangsung.
  6. Lalu pilih Reboot Now, ponsel akan restart secara otomatis.
  7. Lihat ke dalam menu, akan ada satu buah aplikasi yang bernama Super user. Itu rtinya Android Anda sudah dalam keadaan Root. Selamat!
Cara di atas berlaku untuk  Android Gingerbread 2.3.6 dan 2.3.5. Tetapi Anda juga bisa meng-unRoot nya dengan cara yang berbeda dan akan kami jelaskan pada artikel lainnya. Bagaimana pembaca? apakah tertarik untuk mengakses penuh sistem Android Anda?
Peringatan!!
Rooting adalah salah satu jalan terbaik jika anda ingin mengeksplor system pada Android. Dengan rooting, maka anda bisa mengakses semua file dan bisa menginstall aplikasi apa saja yang anda inginkan. Tetapi tetaplah diingat, tidak semua proses rooting bisa berjalan dengan lancar (Yang disebabkan oleh banyak hal).
Oleh sebab itu, sebelum melakukan rooting, pastikan anda bisa menerima segala konsekuensinya jika terjadi kegagalan pada proses rooting. Dan juga, sebagian besar vendor Android tidak akan bisa menerima klaim garansi jika gadget anda sudah di rooting.

Teknik Root Android 2.3 Gingerbread – Installasi Flash Player


Sebagai contoh kali ini, penulis menggunakan ponsel ber tipe Samsung Galaxy Gio  dengan sistem operasi Android 2.3.4 Gingerbread. Karena tipe ponsel android murah, galaxy gio tidak dapat memutar flash player. Tapi teknik nya bisa di lakukan dengan rooting.

Android-Rooting
Tentunya ini membuat anda bertanya-tanya, mengapa harus menggunakan flash player? untuk menjalankan beberapa aplikasi tertentu, memang Gingerbread membutuhkan flash player. Seperti aplikasi live streaming untuk menonton TV secara online.
android_flash
Sebelumnya perlu anda ketahui bahwa jika anda me root android anda, maka itu akan membuat “garansi ponsel android anda hilang seketika” . Dan juga tidak perlu kuatir karena dengan hanya me root saja tidak akan membuat ponsel anda mati seketika, banyak yang kuatir akan hal ini. Cara me-Root nya adalah seperti langkah dibawah ini:
  1. Download terlebih dahulu bahannya disini dan ekstrak.
  2. Kemudian install file apk nya dalam android anda.
  3. Lewat root explorer, masuk ke /data/data/com.adobe.flashplayer dan hapus folder “lib” yang bawaan file apk.
  4. Ekstrak file lib.zip dan copy folder “lib” ke data/data/com.adobe.flashplayer, untuk mengganti file lib yang dihapus sebelumnya.
  5. Set permission ke “rwsrwsrwt” (berikan tanda centang smua) untuk pengaturan sebagai berikut =
    - keempat file di dlm folder “lib”.
    - folder “lib”.
    - folder com.adobe.flashplayer.
  6. Restart ponsel Android Gingerbread Anda.
Sekarang ponsel android ginger bread anda sudah terinstall flash player dan dapat memutar aplikasi live streaming seperti Indo TV. Namun dalam menjalankan beberapa aplikasi yang berhubungan dengan flash player akan membuat Baterai Android anda cepat habis. Silahkan gunakan cara di atas secara bijak.
Android Gingerbread Root
Peringatan!
Segala kemungkinan yang terjadi adalah tanggung jawab anda. Kami hanya memberikan trik secara tertulis dan seudah mencobanya berhasil pada Android 2.3 yang sudah di Upgrade ke 2.3.4.
Kami belum mencoba teknik ini di Android 2.2 Froyo, tetapi jika anda ingin mencobanya, pada umumnya caranya sama saja seperti di atas.